Pemakaman Ketua DPRD Kukar Junaidi, Edi Damansyah : Almarhum Sosok Pekerja Keras dan Cerdas
Suasanan pemakaman almarhum Ketua DPRD Kukar Junaidi/pic:tanty
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Ketua DPRD
Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2024-2029, Junaidi, telah dimakamkan hari ini
di Pemakaman Muslimin Muara Lengat, jalan Sangkulirang 1, Kelurahan Loa Ipuh,
Tenggarong pada pukul 10.00 WITA.
Sebelum di antar ke peristirahatan
terakhirnya, jenazah dishalatkan di masjid Al-Mubarakkah Loa Ipuh,
Tenggarong yang berada di Jalan
Sangkulirang Gang Mega, kelurahan Maluhu, Tenggarong.
Suasana haru menyelimuti proses
pemakaman yang dihadiri oleh keluarga besar, kerabat dekat, rekan sejawat,
serta masyarakat Kukar.
Iringan doa mengiringi jenazah
almarhum Junaidi dari rumah duka hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Para tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan rekan dari DPRD turut memberikan
penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal berdedikasi tinggi dalam
menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Meski belum lama dilantik menjadi
Ketua DPRD Kukar periode 2024-2029. Junaidi, adalah kader PDI Perjuangan.
Almarhur merupakan sosok yang meninggalkan banyak kenangan baik bagi keluarga,
rekan, kerabat serta masyarakat Kukar.
Terutama dalam perjuangannya dalam
menyerap aspirasi rakyat serta berdiskusi dan berdialog secara langsung dengan
masyarakat Kukar. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi masyarakat yang
merasakan manfaat dari kerja keras dan komitmennya.
Perwakilan pihak keluarga
menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan
memberikan doa untuk almarhum. Mereka berharap semangat almarhum Junaidi untuk
membangun Kukar dapat diteruskan oleh generasi mendatang.
"Mohon dimaafkan. Semoga
beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan kita semua dapat melanjutkan
perjuangan yang telah beliau rintis," ungkap seorang kerabat sebelum
mengantar jenazah ke pemakaman.
Sementara itu Bupati Kukar Edi
Damansyah, yang dikenal sebagai rekan dekat almarhum sekaligus Ketua DPC
PDI-Perjuangan Kukar nampak tertunduk lesu.
Edi juga menyampaikan bela
sungkawanya yang mendalam. Kesedihan tak dapat ia bendung lantaran banyak
perjalanan, perjuangan, serta kenangan bersama yang telah mereka lalui.
“Secara pribadi dan keluarga
tentunya keluarga besar dari PDI-Perjuangan Kutai Kartanegara dan seluruh
relawan Arjuna kami sangat kehilangan dari seorang sosok kerja keras dan sosok
yang cerdas,” ungkap Edi Damansyah.
“Almarhum ini sudah saya anggap
seperti adik saya sendiri, di dalam perjalanan kerja politik sejak pemilihan
caleg yang lalu sosok almarhum ini adalah sosok yang cerdas, pekerja kerja
keras dan petarung tanpa menyerah dalam situasi jenis ini,” tambah Edi.
Pada kesempatan itu Edi juga
mengenang masa-masa sebelum almarhum Junaidi dilantik menjadi Ketu DPRD Kukar.
“Saya ingat terakhir pada saat almarhum dilantik sebagai ketua DPRD amanah ini saya ingat terakhir, almarhum mengatakan, saya akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya untuk kabupaten Kutai Kartanegara,". Saya ingat dan tidak pernah saya lupakan penyampaiannya itu,” kenang Edi.
Pemakaman ini menjadi momen penuh
doa dan kenangan bagi seluruh masyarakat Kukar yang mencintai almarhum. (tan)